Take a fresh look at your lifestyle.

Mahasiswa KKS UNG Membuat Produk Makanan Pencegah Resiko Stunting

GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuat produk makanan untuk mencegah stunting dengan bahan dasar kerang darah dan daun kelor di desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.

salah satu mahasiswa KKN UNG Rizal Dunggio menjelaskan bahwa mereka membuat produk berbahan dasar kerang darah yang dibuat menjadi bakso, nugget dan kerupuk. Sedangkan daun kelor akan dibuat bubur, yang nantinya akan diberikan kepada anak-anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan mencegah stunting.

”Daun kelor itu dibuat bubur, sedangkan tiga produk lain seperti bakso, nugget dan kerupuk berbahan dasar kerang darah” kata Rizal, Senin (01/07/19)

Margaretha Solang selaku pembina KKN yang juga pengampu mata kuliah gizi, di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Universitas Negeri Gorontalo mengungkapkan bahwa, kerang darah dan daun kelor memiliki kandungan yang baik untuk pertumbuhan dan imunitas bagi anak.

Ia menjelaskan, berdasarkan analisis yang mereka lakukan, kerang darah memiliki kandungan mineral cukup tinggi. Dalam mineral kerang darah terdapat zat penting yang dibutuhkan tubuh yakni zenc yang dapat membantu kinerja dan meningkatkan hormon Insulin like Growth Factor (IGF) atau hormon pertumbuhan yang juga memicu sel-sel tulang.

“Hasil penelitian kami, terlihat bahwa pada bagian tulang terjadi pertumbuhan tulang dengan baik” Kata Margaretha, Senin (01/07/2019).

selain kerang dara Ia mengatakan daun kelor memiliki protein yang cukup tinggi. Hal itupun sudah berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya termasuk yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Margaretha mengungkap dengan memanfaatkan daun kelor sebagai bahwa makanan dapat meningkatkan antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Dengan daun kelor ini yang dipadukan dengan makanan itu meningkatkan protein itu sebagai antioksidan. Jadi antioksidan itu kan baik untuk menjaga imunitas tubuh” Ia memungkasi. (KT05)

 

 

 

 

 

Comments are closed.